Ophisthokonta
fig12-01.jpg
Manusia adalah keturunan dari ophistokonta. Sebagian ophistokonta memiliki sel yang memiliki nukleus banyak, sebagai contoh pada hifa jamur. Juga ada pada plasenta manusia.
Ciri utama ophisthokonta adalah keberadaan flagella tunggal yang menggerakkan sel,setidaknya pada awal kehidupan.
Ophisthokonta terbagi dalam dua cabang utama.

Cabang pertama

Cabang ini terbagi menjadi tiga dahan.

Dahan pertama.

Terbagi atas dua ranting yaitu hewan dan Choanoflagellata.
Metazoa
Choanoflagellata

Dahan kedua

Dahan ini berisi Filesterea
Filesterea

Dahan ketiga

Dahan ini berisi Ichtyosporea.
Ichtyosporea

Cabang kedua

Cabang ini terbagi menjadi dua dahan

Dahan pertama

Dahan ini berisi Fungi
Fungi

Dahan kedua

Dahan ini berisi Nucleariidae
Nucleariidae

Referensi :
The Opisthokonta and the Ecdysozoa may not be clades: stronger support for the grouping of plant and animal than for animal and fungi and stronger support for the Coelomata than Ecdysozoa.Philip GK, Creevey CJ, McInerney JO. Department of Biology, National University of Ireland Maynooth, Co. Kildare, Ireland.
Cavalier-Smith, T. (1987). "The origin of fungi and pseudofungi". in Rayner, Alan D. M. (ed.). Evolutionary biology of Fungi. Cambridge: Cambridge Univ. Press. pp. 339–353. ISBN 0-521-33050-5.

Sumber Gambar : http://www.scielo.cl/scielo.php?pid=S0717-71782007000200011&script=sci_arttext

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License