
Manusia adalah keturunan dari ophistokonta. Sebagian ophistokonta memiliki sel yang memiliki nukleus banyak, sebagai contoh pada hifa jamur. Juga ada pada plasenta manusia.
Ciri utama ophisthokonta adalah keberadaan flagella tunggal yang menggerakkan sel,setidaknya pada awal kehidupan.
Ophisthokonta terbagi dalam dua cabang utama.
Cabang pertama
Cabang ini terbagi menjadi tiga dahan.
Dahan pertama.
Terbagi atas dua ranting yaitu hewan dan Choanoflagellata.
Metazoa
Choanoflagellata
Dahan kedua
Dahan ini berisi Filesterea
Filesterea
Dahan ketiga
Dahan ini berisi Ichtyosporea.
Ichtyosporea
Cabang kedua
Cabang ini terbagi menjadi dua dahan
Dahan pertama
Dahan ini berisi Fungi
Fungi
Dahan kedua
Dahan ini berisi Nucleariidae
Nucleariidae
Referensi :
The Opisthokonta and the Ecdysozoa may not be clades: stronger support for the grouping of plant and animal than for animal and fungi and stronger support for the Coelomata than Ecdysozoa.Philip GK, Creevey CJ, McInerney JO. Department of Biology, National University of Ireland Maynooth, Co. Kildare, Ireland.
Cavalier-Smith, T. (1987). "The origin of fungi and pseudofungi". in Rayner, Alan D. M. (ed.). Evolutionary biology of Fungi. Cambridge: Cambridge Univ. Press. pp. 339–353. ISBN 0-521-33050-5.
Sumber Gambar : http://www.scielo.cl/scielo.php?pid=S0717-71782007000200011&script=sci_arttext





